Bentang Alam lokasi ini merupakan bukit soliter dengan puncak yang rata membentuk savana dengan luas kurang lebih 7 hektar. Pada bagian batugamping banyak gua-gua batugamping Lokasi berada di Gunung Cemenung Desa Tanen, Kec. Rejotangan, Kab. Tulungagung. Pada lokasi ini terdapat kontak stratigrafi antara Formasi Nampol dibagian bawah yang berumur Miosen Tengah, berupa batupasir tufan abu-abu dengan batupasir krikilan dengan Formasi Wonosari dibagian atas yang berumur Miosen Akhir, berupa batugamping terhablurkan (grainsote). Fosil pada batugamping berupa Forminifera besar : Lepidocyclina sp., Pseudorotalia sp., miliolid, selain itu terdapat fosil ganggang, biseral.
Kontak Stratigrafi Bukit Cimenung mengandung rekaman ilmiah sebagai bukti atas fenomena geologi penting yaitu kontaj Formasi Nampol dan Formasi Wonosari. Geosite ini juga memiliki nilai penting yang beragam, dari aspek ilmiah sebagai rekaman perubahan lingkungan peralihan yang dipengaruhi oleh proses vulkanik kepada lingkungan laut dangkal (puremarine). Dari segi estetika, terdapat keunikan bentuk bukit puncak rata yang relatif luas. Selain itu, lokasi ini berpotensi mendukung rekreasi di Desa Tenggong karena terdapat bangunan tua berupa sisa-sisa cerobong pembakaran batugamping yang diduga berasal dari era kolonial atau masa awal kemerdekaan.
Highlight & Tips Singkat
Bukit Cemenung memiliki nilai sejarah: dulunya kawasan industri batu kapur & mangan pada masa penjajahan.
Visual unik: Cerobong-bangunan besar bekas pabrik yang tetap berdiri; cocok banget untuk foto estetik.
Suasana alam: Udara cukup dingin, puncak relatif luas dan memberikan panorama berbeda dari sebagian besar wisata bukit biasa.
Tips foto: Datang pagi atau sore untuk cahaya terbaik, gunakan cerobong dan bukit sebagai latar; bawa power bank karena mungkin signal terbatas.
Persiapan: Karena area cukup alami, bawalah air minum, sun-cream, dan pakaian yang nyaman untuk naik/naik turun bukit.



