SCROLL
10
1 / 4

Kontak Stratigrafi Bukit Cimenung

Tenggong, Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur

Direction:

Dari pusat Kota Tulungagung, arahkan ke Kecamatan Rejotangan → Desa Tenggong. Terdapat bangunan cerobong besar bekas industri batu kapur di kaki bukit yang bisa dijadikan petunjuk visual. 

Transportasi

  • Mobil / Motor pribadi - Disarankan untuk fleksibilitas, terutama ke Desa Tenggong dan menuju area bukit.

  • Ojek lokal - Bisa digunakan dari desa terdekat jika kendaraan pribadi sulit hingga titik parkir.

  • Jalan kaki ringan / trekking - Setelah parkir, mungkin ada jalan setapak menuju area cerobong atau naik ke bukit; siapkan sepatu yang nyaman.

Bentang Alam lokasi ini merupakan bukit soliter dengan puncak yang rata membentuk savana dengan luas kurang lebih 7 hektar. Pada bagian batugamping banyak gua-gua batugamping Lokasi berada di Gunung Cemenung Desa Tanen, Kec. Rejotangan, Kab. Tulungagung. Pada lokasi ini terdapat kontak stratigrafi antara Formasi Nampol dibagian bawah yang berumur Miosen Tengah, berupa batupasir tufan abu-abu dengan batupasir krikilan dengan Formasi Wonosari dibagian atas yang berumur Miosen Akhir, berupa batugamping terhablurkan (grainsote). Fosil pada batugamping berupa Forminifera besar : Lepidocyclina sp., Pseudorotalia sp., miliolid, selain itu terdapat fosil ganggang, biseral. 

Kontak Stratigrafi Bukit Cimenung mengandung rekaman ilmiah sebagai bukti atas fenomena geologi penting yaitu kontaj Formasi Nampol dan Formasi Wonosari. Geosite ini juga memiliki nilai penting yang beragam, dari aspek ilmiah sebagai rekaman perubahan lingkungan peralihan yang dipengaruhi oleh proses vulkanik kepada lingkungan laut dangkal (puremarine). Dari segi estetika, terdapat keunikan bentuk bukit puncak rata yang relatif luas. Selain itu, lokasi ini berpotensi mendukung rekreasi di Desa Tenggong karena terdapat bangunan tua berupa sisa-sisa cerobong pembakaran batugamping yang diduga berasal dari era kolonial atau masa awal kemerdekaan.

Highlight & Tips Singkat

  • Bukit Cemenung memiliki nilai sejarah: dulunya kawasan industri batu kapur & mangan pada masa penjajahan. 

  • Visual unik: Cerobong-bangunan besar bekas pabrik yang tetap berdiri; cocok banget untuk foto estetik. 

  • Suasana alam: Udara cukup dingin, puncak relatif luas dan memberikan panorama berbeda dari sebagian besar wisata bukit biasa. 

  • Tips foto: Datang pagi atau sore untuk cahaya terbaik, gunakan cerobong dan bukit sebagai latar; bawa power bank karena mungkin signal terbatas.

  • Persiapan: Karena area cukup alami, bawalah air minum, sun-cream, dan pakaian yang nyaman untuk naik/naik turun bukit.

Timeline

  1. Dikenali sebagai lokasi singkapan batuan berbeda umur

    Ahli geologi lokal menemukan adanya dua satuan batuan berbeda umur yang tersingkap berdekatan di Bukit Cimenung, menunjukkan adanya hubungan stratigrafi yang penting.

  2. Kajian stratigrafi awal oleh mahasiswa geologi

    Mahasiswa geologi dari universitas di Jawa Timur melakukan penelitian tugas akhir yang mengidentifikasi kontak antara Formasi Nampol dan Formasi Mandalika di sekitar Bukit Cimenung.

  3. Masuk dalam peta geologi lembar Tulungagung

    Bukit Cimenung dicantumkan dalam peta geologi regional sebagai titik penting kontak stratigrafi antara satuan batuan sedimen klastik dan vulkanik.

  4. Survei warisan geologi oleh tim ESDM

    Tim survei Badan Geologi dan Bappeda Tulungagung memasukkan Bukit Cimenung dalam daftar calon geosite karena kejelasan kontak stratigrafinya yang mudah diamati di lapangan.

  5. Diusulkan sebagai geosite pendidikan stratigrafi

    Bukit Cimenung mulai digunakan sebagai lokasi praktikum lapangan bagi pelajar dan mahasiswa geologi, serta diusulkan sebagai geosite bertema kontak stratigrafi.

Conservation

Status:
Calon Geosite Geopark Nasional
Public Access:
Terbuka untuk kegiatan penelitian dan edukasi
Daily Visits:
15
Managing Authority:
Bappeda Tulungagung
Feature Type:
Kontak Stratigrafi Antarsatuan Batuan
Ecosytem:
daratan perbukitan
Conservation Threat:
Erosi alami, vegetasi menutupi singkapan, dan potensi penggalian tanah oleh warga

Public Facilities

Area Parkir Terbatas
Akses Jalan Sulit
Papan Informasi Geologi
Spot Foto Alam
Jalur Pejalan Kaki
Area Terbuka Alam
Pusat Informasi